Terbaru

Masyarakat

Tak Hanya Padamkan Api, Pemprov Kalbar Perhatikan Kebutuhan Relawan Karhutla

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat tidak hanya menyasar pengendalian titik api.

Berite Sambas15 September 2026Diperbarui 15 September 20262 menit baca3 views
Bagikan:
Tak Hanya Padamkan Api, Pemprov Kalbar Perhatikan Kebutuhan Relawan Karhutla

Beritesambas.com - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat tidak hanya menyasar pengendalian titik api. Pemerintah Provinsi Kalbar juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan para relawan yang terjun langsung dalam proses pemadaman.

Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kalbar, bantuan disalurkan kepada relawan pemadam karhutla di Kabupaten Kubu Raya. Dukungan tersebut berupa sejumlah kebutuhan logistik, seperti air mineral, vitamin, roti, hingga minuman kesehatan untuk menunjang kondisi relawan selama berada di lapangan.

Aspek keselamatan relawan turut menjadi perhatian. Bantuan berupa oksigen dan masker disediakan untuk membantu melindungi petugas yang bekerja di tengah kondisi udara terdampak asap akibat karhutla.

Pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Gubernur Kalbar Ria Norsan yang meminta seluruh perangkat daerah ikut mengambil peran dalam penanganan karhutla sesuai tugas dan kapasitas masing-masing.

Dukungan lintas perangkat daerah juga terus berjalan. RSUD dr. Soedarso memberikan dukungan bagi Posko Tanggap Darurat Bencana Asap akibat karhutla di BPBD Kalbar. Sementara itu, Dinas Perkebunan dan Peternakan menyalurkan bantuan hasil donasi ASN berupa biskuit, minuman vitamin C, serta sembako.

Di tengah kondisi kekeringan, bantuan juga diarahkan langsung kepada masyarakat. Dinas PUPR Kalbar mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak di Pontianak, sedangkan Dinas Kesehatan membagikan masker secara gratis. Rangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, dengan memperhatikan keselamatan relawan sekaligus kebutuhan masyarakat terdampak.(adm)

Bagikan:

Komentar

Komentar akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Silakan login untuk ikut berkomentar.

Berita Lainnya di Masyarakat