Herzaky Mahendra Tinjau Usulan Inpres Jalan Daerah di Sambas, Warga Harapkan Akses Lebih Baik
Herzaky Mahendra Putra, meninjau sejumlah usulan pembangunan jalan daerah di Kabupaten Sambas

Beritesambas.com - Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, meninjau sejumlah usulan pembangunan jalan daerah di Kabupaten Sambas yang diharapkan dapat masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempercepat peningkatan konektivitas wilayah, khususnya pada daerah-daerah yang masih mengalami keterbatasan akses infrastruktur jalan. Dalam kunjungannya, Herzaky meninjau langsung kondisi ruas jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat karena rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Kabupaten Sambas, di mana masyarakat berharap pembangunan jalan dapat mendukung mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Menurut Herzaky, peningkatan kualitas jalan daerah memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Ia menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan jalan akan dikaji secara cermat agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga. Pemerintah juga mendorong agar pembangunan infrastruktur terintegrasi dengan kawasan produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Sebelumnya, program Inpres Jalan Daerah telah merealisasikan pembangunan ruas Jalan Sungai Sapah–Sepadak di Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas. Jalan sepanjang sekitar 4,7 kilometer tersebut dibangun melalui dukungan APBN dan kini telah dimanfaatkan masyarakat untuk mempercepat akses transportasi serta distribusi hasil pertanian.
Pemerintah Kabupaten Sambas berharap usulan-usulan jalan lainnya dapat memperoleh dukungan serupa sehingga akses menuju kawasan pertanian, perkebunan, dan permukiman masyarakat semakin baik. Kehadiran infrastruktur yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(adm)


