Beritesambas.com - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Bukit Vandering, Jalan Raya Singkawang-Bengkayang, Dusun Serukam, Desa Pasti Jaya, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang, Senin (12/1/2026) siang. Sebuah truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit mentah (CPO) dilaporkan masuk jurang dan terguling di sisi jalan. Akibat peristiwa tersebut, pengemudi truk dinyatakan meninggal dunia.
Kendaraan yang terlibat merupakan truk tangki warna hijau dengan nomor polisi KB 8838 PA, yang saat kejadian membawa muatan CPO sekitar delapan ton. Truk tersebut dikemudikan oleh Hendri (47), warga Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Saat itu, truk melaju dari arah Bengkayang menuju Singkawang. Ketika memasuki jalan menurun beberapa meter sebelum tikungan tajam di kawasan Bukit Vandering, pengemudi diduga mengalami kendala teknis pada kendaraan.
Seorang saksi di lokasi, Nanang Supriadi, mengaku sempat mendengar suara keras dari arah kendaraan sebelum kecelakaan terjadi. Suara tersebut diduga berasal dari kerusakan pada bagian gardan truk. Akibat kondisi tersebut, kendaraan diduga tidak dapat dikendalikan dan terus melaju lurus hingga akhirnya masuk ke jurang dan terguling.
Pengemudi mengalami luka berat akibat insiden tersebut dan segera dievakuasi ke RS Bethesda Serukam untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah menjalani perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.15 WIB.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan area kecelakaan guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan serta mengatur arus lalu lintas yang sempat terganggu. Selain itu, pihak kepolisian juga menghimpun keterangan saksi dan melakukan pendataan awal terkait peristiwa tersebut.
Berdasarkan catatan sementara, kecelakaan ini diduga murni disebabkan oleh faktor teknis kendaraan serta kondisi geografis jalan di kawasan Bukit Vandering yang dikenal sempit, menurun, dan memiliki banyak tikungan tajam. Hingga saat ini, peristiwa kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang. (adm)
