Command Palette

Search for a command to run...

Home/Lokal/Berita
Lokal

Pemprov Kalbar Dorong Pemerataan Pemeriksaan Kesehatan Lewat Program CKG 2026

Berite Sambas

28 Mei 20262 Menit Baca2 views
Bagikan:
Pemprov Kalbar Dorong Pemerataan Pemeriksaan Kesehatan Lewat Program CKG 2026

Beritesambas.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat pemerataan layanan kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026. Program tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan deteksi dini penyakit sekaligus memperluas akses pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

Pelaksanaan program CKG mulai dipercepat setelah capaian pemeriksaan kesehatan masyarakat di Kalbar masih berada di angka rendah. Berdasarkan data terbaru hingga April 2026, realisasi program baru mencapai 2,6 persen atau masih jauh dari target nasional sebesar 36 persen.

Melihat kondisi tersebut, Pemprov Kalbar mulai melakukan berbagai upaya percepatan agar layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas hingga ke daerah-daerah.

Sebagai tahap awal pelaksanaan, program CKG menyasar sebanyak 120 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam mempercepat pemerataan layanan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Erna Yulianti, mengatakan program CKG memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Capaian kita saat ini masih berada di angka 2,6 persen dan masih jauh dari target nasional. Karena itu, program CKG terus kami dorong agar layanan deteksi dini kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak dini dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan lebih cepat sehingga penanganan medis dapat dilakukan secara tepat dan risiko penyakit berat dapat diminimalkan.

Program CKG sendiri meliputi berbagai layanan pemeriksaan kesehatan penting. Pemeriksaan tersebut mencakup deteksi dini hipertensi, diabetes, kanker payudara, kanker serviks, pemeriksaan kesehatan indera, kesehatan gigi dan mulut, hingga deteksi dini thalasemia. Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemerintah Provinsi Kalbar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,33 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung operasional kegiatan serta penyediaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di seluruh kabupaten dan kota.

Pemprov Kalbar berharap melalui penguatan program CKG, masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih merata tanpa terkendala wilayah maupun keterbatasan fasilitas kesehatan.

Selain meningkatkan kualitas layanan kesehatan, program tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Pemerintah Provinsi Kalbar menilai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kalimantan Barat.(adm)