Beritesambas.com - Dua orang nelayan yang hilang sejak 23 Juli 2024 akhirnya ditemukan oleh Tim Sar Gabungan dalam keadaan selamat sekira pukul 06.00 WIB, Sabtu (27/7/2024).
Tim SAR Gabungan menemukan Hamdi (63) dan Zonas Bin Hamdi (27) masih berada di atas kapal sekitar 49 NM arah Utara Timur Laut dari lokasi kejadian. Kapal mereka mengalami mati mesin dan hanyut. Setelah ditemukan, mereka dievakuasi dan dibawa ke Selakau untuk diserahkan kepada keluarga pada pukul 17.10 WIB.
Pencarian ini dilakukan oleh Tim SAR Sintete setelah menerima laporan pada 25 Juli 2024 pukul 07.20 WIB. Hamdi dan Zonas Bin Hamdi berangkat melaut pada 23 Juli 2024 pukul 06.00 WIB menggunakan kapal ikan jenis GT 10 berwarna biru, namun tidak kembali dan tidak membawa alat komunikasi.
Upaya pencarian oleh nelayan setempat tidak membuahkan hasil hingga Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian yang intensif.
Kronologi Kejadian Hilangnya Nelayan
Komandan Pos SAR Sintete, Zulhijah, menjelaskan bahwa kecelakaan ini terjadi saat dua nelayan tersebut tidak kembali setelah melaut di perairan Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sintete bersama unsur terkait segera melakukan pencarian di perairan Selakau.
"Kami menerima laporan pada Kamis, 25 Juli 2024 pukul 07.20 WIB dari Alfian HNSI Kecamatan Selakau tentang kecelakaan kapal nelayan yang belum kembali dari melaut di perairan Selakau," ujar Zulhijah.
Zulhijah menambahkan bahwa pencarian dilakukan di koordinat 1°5.883'N - 108°50.347'E. Pada 23 Juli 2024 pukul 06.00 WIB, Hamdi dan Zonas Bin Hamdi berangkat melaut dengan kapal ikan GT 10. Mereka tidak membawa alat komunikasi, dan hingga laporan diterima, mereka belum kembali.
"Nelayan setempat telah berupaya melakukan pencarian tetapi belum menemui hasil," jelas Zulhijah.
Lebih lanjut, Tim SAR Gabungan bergerak pada 25 Juli 2024 pukul 07.37 WIB menuju perkiraan lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dengan menggunakan RIB Pos SAR Sintete, dilengkapi dengan perlengkapan evakuasi, peralatan medis, dan peralatan navigasi.
Unsur yang terlibat dalam pencarian ini adalah Tim rescue Pos SAR Sintete, Polair Pemangkat, Bakamla Pemangkat, HNSI Kecamatan Selakau, dan nelayan setempat.
"Berkat kerja keras dan koordinasi yang baik, kedua nelayan tersebut dapat ditemukan dengan selamat dan kembali ke keluarganya," tutup Zulhijah.
