Sepandan Kecamatan Sebawi – Warga di sekitar Jalan Sepandan mengeluhkan kondisi jalan yang hanya dikerjakan separuh mulus. Proyek perbaikan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat ini rupanya belum selesai secara menyeluruh, meninggalkan sebagian jalan dalam kondisi rusak dan berlubang.
Menurut warga setempat, pengerjaan jalan ini dimulai sekitar Tahun 2023-2024 namun hingga saat ini hanya sebagian jalan yang telah diaspal dengan baik. Sisanya masih berupa jalan berlubang dan berbatu, sehingga menyulitkan pengendara, terutama saat hujan turun. “Sangat membingungkan. Kami pikir seluruh jalan akan diperbaiki, tapi ternyata hanya sebagian. Akibatnya, pengendara harus berhati-hati saat melewati bagian jalan yang rusak,” kata Lala salah seorang pengguna jalan.
Sementara itu, Pemerintah Setempat menjelaskan bahwa pengerjaan jalan ini terbagi dalam beberapa tahap karena keterbatasan anggaran. "Kami memahami keluhan warga. Perbaikan jalan akan dilanjutkan sesuai dengan jadwal dan anggaran yang telah disetujui. Kami memohon kesabaran masyarakat," ujar Pemerintah Setempat perwakilan dari instansi tersebut. Namun, warga berharap agar proses pengerjaan jalan ini dapat dipercepat, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang sering dilalui kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
“Kalau begini terus, bukannya membantu, malah jadi membahayakan pengendara. Semoga pemerintah segera menyelesaikan perbaikan ini,” tambah Lala. Kondisi Jalan Sepandan menjadi perhatian publik, dan banyak pihak berharap adanya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan kontraktor agar pengerjaan jalan dapat selesai secara menyeluruh tanpa menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
