Command Palette

Search for a command to run...

Home/Lokal/Berita
Lokal

Banjir Setinggi Hampir 1 Meter Genangi Ruas Jalan Subah - Sambas: Warga Diminta Waspada

Berite Sambas

12 Agustus 20242 Menit Baca3 views
Bagikan:
Banjir Setinggi Hampir 1 Meter Genangi Ruas Jalan Subah - Sambas: Warga Diminta Waspada

Beritesambas.com – Banjir melanda ruas jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Subah dengan Kecamatan Sambas, Kalimantan Barat, pada Minggu sore (11/8).

Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sepanjang malam menyebabkan meluapnya air hingga menggenangi jalan dengan ketinggian mencapai 70 cm, seperti dilaporkan oleh beberapa pengguna Facebook yang tengah melintas.

Salah satu pengguna Facebook, melalui unggahan yang viral, menyebutkan, “Air meluap, sampai banjir jalan Subah. Baru pernah kena banjir saat mau melintas di sini,” tulisnya pada pukul 17.30 WIB, Minggu sore. Unggahan tersebut kemudian mendapatkan tanggapan dari warga lainnya, yang menyatakan bahwa banjir di ruas jalan tersebut kerap terjadi setiap tahunnya saat hujan lebat.

Selain itu, akun Yayan Sachan juga memperingatkan para pengguna jalan di Grup Facebook Sanggau Ledo Informasi dengan menuliskan, “Hati-hati kendaraan yang akan ke Sambas, ada banjir setelah Subah setinggi 70 cm, arus cukup deras.” Unggahan ini menambah kekhawatiran masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut.

Namun, berdasarkan konfirmasi yang dilakukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang diterima dari pihak kecamatan maupun desa di Kecamatan Subah mengenai banjir ini. “Kami belum menerima laporan terkait banjir di ruas jalan Subah-Sambas dari pihak kecamatan atau desa setempat,” kata call center BPBD Kabupaten Sambas.

Meskipun demikian, BPBD tetap mengimbau warga untuk tetap waspada dan menghindari jalan tersebut sementara waktu hingga kondisi kembali aman. Banjir di wilayah ini menambah kekhawatiran akan dampak cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi di Kalimantan Barat belakangan ini.

Masyarakat yang terpaksa melintas di jalan tersebut diharapkan berhati-hati dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum berangkat.