Ria Norsan Minta Lurah Jadi Garda Terdepan Selesaikan Persoalan Masyarakat
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa lurah memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik

Beritesambas.com - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa lurah memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, lurah dituntut mampu menghadirkan solusi cepat terhadap berbagai persoalan yang muncul di tingkat kelurahan.
Hal itu disampaikan Ria Norsan saat membuka Rapat Kerja Lurah se-Kalimantan Barat di Aula Garuda, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan di tingkat paling bawah. Sebanyak 99 kelurahan di Kalimantan Barat menjadi wajah pertama pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
"Lurah bukan hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan mampu menghadirkan inovasi pelayanan," ujarnya.
Ia mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan tumbuh apabila aparatur kelurahan bekerja dengan integritas, membangun komunikasi yang baik, serta mampu menyelesaikan persoalan secara cepat.
Ria Norsan juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan aparatur yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, lurah juga diminta memperkuat sinergi bersama camat, perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha hingga kalangan muda.
Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi harus mengedepankan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
"Pembangunan membutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.
Melalui rapat kerja tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap lahir berbagai inovasi pelayanan publik yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(adm)
Topik Terkait
Komentar
Komentar akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Silakan login untuk ikut berkomentar.
Berita Lainnya di Masyarakat

Kalbar–Sarawak Perkuat Kerja Sama Perbatasan, BIHAS 2026 Jadi Momentum Pengembangan Industri Halal

Ria Norsan: Beasiswa ke Tiongkok Harus Melahirkan SDM yang Kembali Membangun Kalbar
