Terbaru

Masyarakat

Ria Norsan: HKTI Harus Hadir di Garis Terdepan Perjuangkan Kepentingan Petani

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) harus berada di garis terdepan

Berite Sambas12 Agustus 2026Diperbarui 12 Agustus 20263 menit baca1 views
Bagikan:
Ria Norsan: HKTI Harus Hadir di Garis Terdepan Perjuangkan Kepentingan Petani

Beritesambas.com - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) harus berada di garis terdepan dalam memperjuangkan kepentingan petani sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Provinsi Kalimantan Barat oleh Ketua Umum DPN HKTI yang juga Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, di Halaman GOR Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak, Minggu (28/6/2026).

Pelantikan dirangkaikan dengan Jalan Sehat dan Gelar Pangan Murah yang diikuti ribuan masyarakat serta dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Harisson, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Erlina Norsan, dan jajaran perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Ria Norsan menyampaikan bahwa amanah sebagai Ketua DPD HKTI merupakan tanggung jawab besar untuk membawa organisasi semakin dekat dengan kebutuhan petani.

Menurutnya, HKTI harus menjadi penghubung antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat tani agar setiap kebijakan pertanian benar-benar memberikan manfaat nyata.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kalimantan Barat,” ajak Norsan.

Ia berharap kepengurusan HKTI mampu melahirkan berbagai program yang dapat memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong penerapan inovasi di sektor pertanian.

“Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk menghadirkan perubahan nyata, demi tanah yang lebih subur dan senyum petani yang semakin sejahtera di seluruh pelosok Kalimantan Barat. Saya berharap kepengurusan HKTI mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani, mendorong inovasi di sektor pertanian, memperkuat kelembagaan petani, serta menghadirkan berbagai solusi nyata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan ketahanan pangan di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Ria Norsan juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat agar sektor pertanian Kalimantan Barat semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.

“Pelantikan hari ini terasa istimewa karena dirangkaikan dengan Jalan Sehat dan Gelar Pangan Murah. Ini menjadi bukti nyata bahwa HKTI hadir dan dekat dengan rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPN HKTI yang juga Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat kemandirian pangan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Atas arahan Presiden Prabowo, Indonesia mulai tahun 2025 tidak lagi mengimpor beras, jagung, maupun gula. Ke depan, ketergantungan terhadap impor komoditas pangan akan terus kita kurangi,” jelasnya.

Sudaryono juga meminta seluruh pabrik kelapa sawit mematuhi harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang telah ditetapkan pemerintah agar petani menikmati hasil yang layak.

“Harga CPO sedang tinggi, harga sawit juga tinggi. Karena itu, TBS tidak boleh dibeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Harga tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah daerah, pabrik kelapa sawit, dan petani. Intinya, di era Presiden Prabowo, petani tidak boleh tidak sejahtera. Petani harus sejahtera,” tegasnya.

Melalui kepengurusan baru HKTI Kalbar, Ria Norsan berharap organisasi tersebut mampu menjadi wadah perjuangan petani sekaligus memperkuat pembangunan sektor pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.(adm)

Bagikan:

Komentar

Komentar akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Silakan login untuk ikut berkomentar.

Berita Lainnya di Masyarakat